Sumber Laser Serat Terbaik | Sumber Laser UV | Sumber Laser CO2 | Sumber Laser Hijau

Laser, kependekan dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation, adalah jenis cahaya kuat yang diperkuat melalui proses emisi terstimulasi. Ia menemukan penerapan luas di berbagai bidang termasuk manufaktur industri, komunikasi informasi, ilmu biomedis, penelitian, dan militer. Hal ini disebabkan oleh karakteristiknya yang unik seperti divergensi yang rendah, kecerahan yang tinggi, monokromatisitas yang baik, dan koherensi yang baik.

Sumber laser kami mencakup berbagai spesifikasi:

– Panjang gelombang penuh: 213nm hingga 10600nm
– Lebar pulsa penuh: nanodetik (ns) hingga femtodetik (fs)
– Kekuatan laser penuh: 3W hingga 60KW

Sumber laser biasanya terdiri dari tiga komponen utama: sumber pompa yang menyuplai energi, media penguatan yang memperkuat laser, dan rongga resonansi yang memantulkan cahaya bolak-balik melalui media penguatan, sehingga menghasilkan kekuatan laser yang diperkuat.

Sumber laser dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai dimensi seperti metode pompa, media penguatan, mode kerja, daya keluaran, dan panjang gelombang keluaran. Misalnya, laser dapat dikategorikan menjadi laser optik, listrik, kimia, termal, dan pompa nuklir berdasarkan sumber energinya. Mereka juga dapat diklasifikasikan menjadi laser cair, gas, dan padat berdasarkan media penguatannya.

Laser solid-state dan fiber adalah jenis yang paling umum digunakan di pasaran. Laser serat ideal untuk pemotongan, pengelasan, pengeboran, dan sintering material logam makroskopis karena daya rata-ratanya yang tinggi dan efek termal yang kuat. Di sisi lain, laser solid-state lebih disukai untuk pemrosesan mikro halus pada material tipis, rapuh, dan material non-logam karena daya puncaknya yang tinggi, efek termal yang rendah, dan akurasi pemrosesan yang tinggi.

Sumber laser juga dapat dikategorikan sebagai laser gelombang kontinu atau laser berdenyut berdasarkan mode kerjanya. Laser berdenyut selanjutnya dibagi menjadi laser pulsa panjang (ms, us), pulsa pendek (ns), dan pulsa ultra-pendek (ps, fs). Semakin sempit lebar pulsa dan semakin pendek panjang gelombangnya, semakin tinggi akurasi pemrosesan yang dapat dicapai.

Terakhir, laser dapat diklasifikasikan menjadi laser inframerah, laser tampak, dan ultraviolet berdasarkan panjang gelombang keluarannya. Bahan yang berbeda memiliki rentang serapan yang berbeda untuk panjang gelombang cahaya yang berbeda, sehingga panjang gelombang laser yang berbeda digunakan untuk aplikasi pemrosesan bahan tertentu.

Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk menemukan sumber laser yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda!